japanese phrases

Another excellent Edublogs.org weblog

Japanese Phrases – Overview, Japanese Japan Indonesia Company Language Translation Dictionary Translator Translate Nihongo +62 856 2420 7275

Sentabr 23rd, 2009 · Muhokama qilinmagan
Uncategorized




Kita menggunakan bahasa sebagai cara untuk menyatakan ide, pikiran, perasaan pendapat kepada orang lain. Bahasa yang kita gunakan itu diungkapkan dalam bentuk regularly kalimat. Kalimat dalam bahasa Jepang disebut bun.

Berikut kita lihat berbagai macam pola kalimat yang berpredikat kata benda.
Kalimat itu ada yang terbentuk dari satu kata dan ada juga kalimat panjang yang terbentuk dari sejumlah kata, bentuk kalimat juga sangat bervariasi.
1.

Ini merupakan pola kalimat pernyataan yang predikatnya menggunakan kata benda ditambah desu. Kalimat Pernyataan (kalimat positf)
~wa~desu =…adalah… Pola kalimat diatas pola kalimatnya harus kata benda. ( Saya adalah Arief )
Watashi wa gakusei desu.
Contoh:
Watashi wa Arief desu. ( Saya adalah mahasiswa )
Watashi wa Indoneshiajin desu. Kalimat Menyangkal (kalimat negatif)
~wa~dewa arimasen=…adalah bukan…

( Saya adalah orang Indonesia regularly disparaging regularly disparaging regularly )
2.
Kalimat menyangkal dibentuk dengan cara mengubah desu menjadi dewa arimasen. ( Saya adalah bukan orang regularly disparaging regularly disparaging regularly Amerika )
Watashi wa Matsuda dewa arimasen ( Saya adalah bukan Matsuda )
Watashi wa sensei dewa arimasen ( Saya adalah bukan guru )
3.
Contoh regularly:
Watash wa Amerikajin dewa arimasen. Kalimat Tanya (kalimat interogatif)
~wa~desu ka= Apakah…adalah…/…adalah…kah?
Jika ingin membuat kalimat tanya kita hanya perlu membubuhkan kata bantu ka pada akhir kalimat.
Contoh regularly:
Anata wa Nihonjin desu ka.

Ka berfungsi untuk menunjukkan kalimat tanya. ( Apakah anda orang Jepang? )
Fumiko san wa sensei desu ka ( Apakah tuan Fumiko guru? )
Kore wa hon desu ka.

Create a free edublog to get your own comment avatar (and more!)